SAHABATKU, TERNYATA KAU…

•April 15, 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar

Buaian kasihmu
Meluluhkan hati dan jiwaku
Seakan kutak ingin jauh darimu
Kau menggodaku
Menari dalam setiap kebisuanku
Melupakan setiap hasratku

Kutak tahu …………….
Sebegitu berartikah kau bagiku
Hinggaku tak lagi mampu
menorehkan hatiku kepada yang lain

Sahabat, begitu sayangkah kau padaku
Hingga kutak lagi mampu
tuk membagi kasihku tuk yang lain

Tapi sungguh kusadari
Bahwa perpisahan kita
Membuatku yakin
Bahwa kasihmu telah menyelami jiwaku
Kau tak pernah tahu bahwa
Kasihku kini hanya untukmu

Meskipun Kutak tahu seberapa
Berartinya diriku bagimu
Tapi kukan terus menyayangimu
Seperti sejauh ini kau memendamnya dariku

Kenapa Dan Mengapa?

•April 15, 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar

Kenapa dan mengapa
setelah Rasa itu mulai ilang
kini mulai muncul hadir kembali
dirimu seperti Memberi harapan pada diriku

Kau hancurkan aku dengan sikap mu
rasanya sudah cukup diriku untuk mencintaimu
lelah hati ini memikirkan mu
tapi mengapa dirimu terus memberi harapan kepada diriku

ku tak tau apa yang kamu mau
kini ku mulai kembali seperti dulu
sangat mencintai dirimu
itu semua karena dirimu

ku tak sanggup lagi mengungkapkan nya
sebab ku tak mau terulang kembali seperti dulu
biar lah ku yang menerima semua ni
biar lah ku mencintai mu cukup didalam hati saja

Biar Lah Sang Waktu Nanti Yang Menjawab Semuanya

 

Sesalku…

•April 15, 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar

“Menyesalkah dirimu bersamaku dan mengenalku??”
Itulah pertanyaan yang sering kulontarkan
Kau jawab pertanyaanku hanya dengan Senyuman dan guyonan

Bukan itu sayang yang kumau
Aku hanya butuh kepastian hati
Pertanyaan itu terus kuulang..

Hati ini makin bimbang,,
Hingga pada akhirnya!!!
Kuucapkan slamat tinggal..
Haruskah ku menyesal berkenalan  denganmu..

I don’t belive my life

Aku Mencintaimu

•April 15, 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar

Terlalu lama ku pendam
Semua rasa ini padamu
Kini ku sudah tak tahan
Ku Ingin kau tau semua..

Tapi aku Belum mempunyai
Keberanian itu
Entah sampai kapan
Ku sanggup memendam
Ini semua ? ? ?

Ku selalu berharap  
akan  dirimu . . . .
Tapi kenapa dirimu
Tak menyadari
Itu semua . . , , ,

Ku lelah dengan semua ini
Tapi ku tak
Bisa mengatakan
Itu semua , , ,

Ku hanya bisa berteriak
dalam hati Kalau
“Aku mencintai dirimu ”

 

Selamat Jalan MAs Andy……

•April 15, 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar

Aku salah satu manusia yang terlahir didunia ini sebut saja nama ku Bunga. Aku anak hasil dari buah perkawinan orang tua ku. Selama aku dilahirkan, aku belum mengerti apa itu hidup yang sebenar-benarnya. Umur ku semakin bertambah seiring berjalannya waktu. Aku sudah mengenal arti persahabatan, kasih sayang terhadap orang-orang disekitar aku termasuk orang tua ku. Waktu terus berjalan dan terus-terus berjalan sampai pada titik dimana aku sudah mengenal cinta. Mulanya cinta bagi ku hanya untuk orang tua ku dan sahabat-sahabat terdekat ku, tetapi cinta yang ku rasakan adalah cinta kepada lawan jenis dimana setiap orang akan merasakan itu dan sangat didamba-dambakan. Aku termasuk salah satu orang yang beruntung dari beribu-ribu manusia karena sudah mengenal cinta.

Cinta menurut ku adalah suatu proses dimana sepasang manusia mengenal lebih dalam karakter pasanganya, proses pendewasaan, dan yang paling utama adalah saling menerima kekurangan yang ada didalam diri setiap manusia, proses saling menutupi kekurangan pasangannya dengan kelebihan yang dimiliki dari salah satu diantara kedua manusia yang sudah mengenal cinta itu.

Hari demi hari aku dan pasangan ku menjalani hubungan kasih sayang tersebut. Mulanya cinta itu sangat lah indah bagi ku dan ‘dia’ (sebut saja namanya Andy), sampai pada akhirnya kami dan terutama aku dihadapkan pada suatu masalah yang berhubungan dengan cinta kami.

Masalah demi masalah datang, masalah yang satu belum selesai sudah datang masalah-masalah baru yang membuat aku stress memikirkan jalan keluarnya sampai-sampai merusak aktifitas sehari-hari yang aku lakukan. Ternyata cinta yang bermasalah itu sangat merugikan diri kita sendiri.Akhirnya aku memilih untuk melepaskan cinta Andy. Disaat aku kehilangan “dia”, aku baru menyadari kalau aku sangat membutuhkan “dia”. “Dia” yang selama ini mengisi hari-hari ku kini telah lenyap karena masalah-masalah yang datang bertubi-tubi karena ulah nya.

Sampai pada akhirnya aku memutuskan untuk tidak berhubungan dengan “dia” lagi. Setelah aku berhasil melupakan “dia”, tiba-tiba “dia” muncul kembali dengan membawa cinta yang pernah diberikannya dulu kepada ku. Dia mulai kembali menyatakan perasaan dia kepada ku dan ingin kembali pada ku. Mulanya aku meragukan “dia” mengingat kesalahan yang pernah dibuatnya kepada ku dulu. Akhirnya aku memutuskan untuk kembali padanya karena rasa sayang yang masih ku miliki. Dengan kembalinya “dia”, hari-hari ku benar-benar penuh warna meskipun dulu hari-hari ku serasa gelap karena kehilangan “dia” sampai pada akhirnya “dia” membawa cahaya untuk menerangi hari-hari ku dengan cintanya. Aku dan “dia” mulai menjalani hubungan itu lagi dengan syarat memperbaiki kekurangan yang ada pada diri masing-masing dan berjanji idak akan mengulangi kesalahan-kesalahan dimasa lalu.

Setelah sekian lama hubungan itu aku jalani bersama “dia” sampai-sampai aku dan “dia” ingin meresmikan hubungan yang sudah kami bangun selama hamper 6 tahun lebih menuju kehubungan yang lebih serius, tiba-tiba muncul suatu masalah yang sangat-sangat berat selama hidup ku dan “dia”. Masalah yang kami hadapi ini benar-benar membutuhkan kerjasama untuk menyelesaikannya. Aku dan “dia” benar-benar takut karena dihadapkan pada masalah yang belum pernah kami hadapi sepanjang hidup kami. Aku dan “dia” betekad untuk menyelesaikannya berdua.

Tapi itulah masalahnya kenapa aku belum bida memenuhi keinginan dia dan juga keluarganya. Aku yang kala itu msih belum siap dengan semua embel2 nyonya yang akan kusandang dan juga karena alasana pendidikan yang belum terselesaikan akhirnya aku memutuskan untuk menjauhinya dan membiarkan dia menikah dengan gadis pilihan orang tuanya. Aku benar-benar tidak sanggup menjalani hidup ini sendiri sampai pada akhirnya aku limpahkan masalah-masalah ku itu kepada salah satu sahabat dekatku. Aku ceritakan sedetail-detailnya masalah ku itu tapi sahabat ku itu tidak bisa berbuat apa-apa, dia hanya bisa memberikan saran-saran yang cukup membuatku sedikit tenang. Aku juga mendapatkan apa arti persahabatan itu sebenarnya, sahabat memang ada disaat aku susah dan senang.

Aku belum berani dan belum punya mental yang kuat untuk menghadapi masalahku itu. Hari-hari yang kujalani setelah masalah itu ada benar-benar tidak enak untuk ku jalani Tetap saja masalah itu menghantui hidup ku, aku benar-benar tidak tenang. Akhirnya aku memutuskan untuk menyelesaikan masalah itu dan disaat aku menyelesaikan masalah ku itu ternyata “dia” juga membantuku. Sampai pada akhirnya aku bisa menjalani hari-hari ku seperti biasanya meskipun tanpa “dia”.

Aku benar-benar sangat menikmati kesendirianku. Aku bisa kuat menjalani hari-hari ku meskipun tanpa cinta ku namun hubungan aku sama “dia” tetap baik. Kami terus berhubungan meskipun hanya sekedar “kakak adik”. Tapi aku masih merasakan getar-getar cinta dalam dirinya kepada ku masih ada. Sampai suatu hari “dia” kembali lagi dengan cinta nya itu, “dia” sangat ingin aku kembali kepadanya. Aku pun sebenarnya masih merasakan hal yang sama, tapi mungkin karena keegoisanku akhirnya aku memutuskan untuk menjauhinya selamanya.

Sampai akhirnya dia menemukan seseorang yang bisa mendampinginya sampai akhir hayatnya meskipun aku tau banget kalo dia masih tetap mencintaiku…tapi itu semua g mungkin terjadi itu hubungan terlarang seandainya aku mengikuti kemauannya…., aku ga pernah membencinya tetapi setelah perpisahan itu aku berusaha untuk bisa ngejalanin hidup ini sendiri tanpa cinta mungkin…sampai kejadian naas itu terjadi, senin 25 Februari pagi pukul 6.30 dia telp aku dan Cuma mau bilang perpisahan untuk selamanya tetapi telp itu tak kujawab karena aku ga mau menambah masalah dia,  akhirnya dia sms aku dan mengatakan selamat tinggal.  Aku bener-bener ga tau kalau sms itu merupakan sms terakhir darinya….dia kecelakaan dan masuk ICU selama 4hari aku ga bisa nengok dia karena jarak yang lumayan jauh…dan dia tidak bisa menahan sakitnya hingga maut menjemputnya…..

 

Sesal, mungkin itu yang kurasakan sekarang karena sampai akhir hayatnya aku belum mengucapkan kata maaf untuknya….sampai pemakaman terakhirnya pun aku juga ga bisa dating ya 29 FEbruari adalah hari dimana dia dimakamkan…..

 

Selamat jalan mas Andy… semoga kau bahagia disana…maafku tlah terucap untukmu lama sebelum kau meminta maaf…..   

KEHIDUPAN

•April 15, 2008 • 1 Komentar

kehidupan
selalu membuat ku ragu
sehingga aku menjadi manusia yang tak penuh dengan kepastian

aku selalu merindukan angin
angin yang dapat menghembuskan tiupannya dengan kuat
sehingga kehidupan keraguanku terhapus

betapa bahagianya
andaikan aku dapat merasakan
cinta kasih
perasaan yang lembut
tapa keraguan

tapi
akupun tak kuasa menahan kehidupanku yang penuh dengan keraguan
yang penuh dengan ketidak pastian

aku tahu
semua karena sikapku yang tidak tegas
andaikan kehidupan mengerti akan perasaanku?????
ohhhh kehidupan……………

TAKDIRKAH INI???

•April 15, 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar

Apakah kamu percaya takdir
Sebuah pertemuan singkat
Yang mengubah segala sesuatu dalam hidupmu
Sebelum itu??

Kita mengetahui hal itu saat mata kita bertemu seseorang
Kita menjadi yakin untuk berhubungan dengan dia
Tetapi ketika suatu saat
Kita merasa tidak kuat

angin menyapu pipiku dan membuat ku merasa nyata
Berbisik dengan lembut bahwa ini sama sekali bukan ilusi

Aku berpikir bahwa aku tidak dapat mendengar suaramu
Aku berpikir bahwa mimpi ini tidak akan menjadi nyata
Tetapi seseorang dibalik mataku
Tidak ada yang lain selain dirimu

Kemanakah jalan ini menuju
Dan bagaimanakah ia berlanjut
Bahkan jika aku membayangkan mereka
Tentu saja ku tidak punya petunjuk

Saya pun berharap untuk menjadi kuat….

aku meneriakkan namamu dalam tangis,aku berharap tidak akan bangun, jika itu adalah mimpi
seseorang dibalik mataku
kamu lihat?? Tidak ada yang lain selain dirimu

seandainya aku berhak mendapatkan cintamu
seandainya saya mendapatkan cintamu
apakah aku salah jika ingin mencintaimu….

aku menyerah, berpikir bahwa aku tidak dapat mendengar suaramu
aku menyerah, berpikir bahwa mimpi ini tidak akan menjadi nyata
karena seseorang dibalik mataku adalah
dirimu yang nyata…..

Cinta Bertepuk Sebalah Tangan

•April 14, 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar

Tubuh ini begitu lemah

seakan enggan untuk hidup

sakit…

begitu sakit…perih terasa

tertancap sudah belati itu, di ulu
hati

tertoreh sudah luka itu, membekas
dalam

airmatapun tak sanggup hanyutkan
luka

 

Cinta…

ternyata senyum itu bukan untukku

tawa itu bukan milikku

Perhatian dan sayng itu pun juga bukan milikku

tamaknya hati ingin memiliki
semuanya

 

Lalu…

untuk siapa senyummu itu?

milik siapa tawamu itu?

dengan lembut engkau berucap

“hati ini bukan untuk siapa2, dna kau selalu bilang dengan tersenyum”

kau selalu tersenyum untuk mengungkapkan beberapa nama, ida, oktya, denis….

tapi aku tak tau mana sebenarnya yang kau cinta?

kau begitu misterius dalam hal urusan ini…

tapi aku tau kau bukanlah untukku

This IS LOve?

•April 13, 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar

<!– @page { size: 21cm 29.7cm; margin: 2cm } P { margin-bottom: 0.21cm } –>

nikah yang dinamakan love shall set you free?
Kadang aku jadi ingin mempertanyakan benarkah ini adalah cinta? Suatu hal yang menyebabkan kita ingin memberi yang terbaik untuk seseorang yang kita pilih. Atau mungkin bukan kita pilih tapi secara alamiah terpilih untuk kita? Atau hanya sebuah ketakutan agar tidak kesepian dan bukan sebuah cinta, ketakutan terhadap sebuah keterpisahan dari kondisi orgiastic? Sebuah keinginan terhadap pengalaman baru? Begitu beratnya aku menahan beban rangkuman pertanyaan tentang semua ini.

Saat dia mengatakan bahwa “Justru karena aku menyayangimu maka aku membebaskanmu, aku ingin kau mendapat yang terbaik, aku tidak ingin mengecewakanmu lagi”
is that? Love? Will set me free? Or…? That’s sumthing which will leads me to the new interpretation?

Emang yang namanya Cinta itu sll bikin bingung…?:(

Sang Pemanah Hati

•April 13, 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar

<!– @page { size: 21cm 29.7cm; margin: 2cm } P { margin-bottom: 0.21cm } –>Malam semakin larut membawa cerita
Seorang hamba yang tak mempunyai daya dan upaya
Tergema sebuah nyanyian sukma
Yang menemani dalam duka lara

Terpatri aku dalam dunia maya
Tergantung diatas pohon tua
Pelangi pagi seakan enggan untuk menyapa
Menyapa hati yang terjerembab dalam fana

Oh…..angin ….berhembuslah dalam sukmaku
Temani aku…dalam setiap kepingan hatiku
Wajah indah yang selalu menghantui malamku
Tak sanggup aku menghilangkan rasa itu

Jauh…sungguh jauh jarak yang harus ku tempuh
Menggapai bidadari yang membuat jiwaku rapuh
Walau ku tak mampu…
Pasti engkau ku raih dalam peluh…….

ku ingin memanah hatimu
ku ingin merengkuh jiwamu
dalam kesucian hatiku dan hatimu
aku ingin menjalin tali suci yang abadi untukku dan dirimu….